Jakarta, 22 September 2026 – Polda Metro Jaya bersama pengurus dan anggota The Jakmania memperkuat sinergi untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah DKI Jakarta. Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan tasyakuran yang digelar bersama komunitas suporter Persija Jakarta pada Selasa. Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri mengapresiasi kerja sama The Jakmania dalam menjaga ketertiban selama rangkaian pertandingan Persija melawan Persib Bandung. Kolaborasi antara aparat keamanan dan komunitas suporter dinilai menjadi modal penting untuk mempertahankan situasi Jakarta tetap kondusif. Kerja sama tersebut diharapkan terus berlangsung dalam berbagai kegiatan berikutnya.
Asep mengatakan komunikasi antara kepolisian dan The Jakmania telah berjalan sejak tahap perizinan, persiapan, pelaksanaan hingga pertandingan selesai. Rangkaian pertandingan tersebut dapat berlangsung dengan aman dan tertib melalui koordinasi berbagai pihak. Menurutnya, pola komunikasi yang telah terbentuk tidak seharusnya berhenti setelah pertandingan selesai. Polda Metro Jaya mendorong jajaran Polres membangun hubungan lebih erat dengan koordinator The Jakmania di masing-masing wilayah. Komunikasi sejak awal dinilai dapat membantu mencegah munculnya persoalan ketika berlangsung kegiatan yang melibatkan banyak anggota komunitas.
Pengurus koordinator wilayah The Jakmania juga memiliki peran dalam merangkul anggota dengan latar belakang usia dan profesi yang beragam. Keberagaman tersebut diharapkan menjadi kekuatan untuk membangun budaya saling mengingatkan dan menjaga ketertiban. Kepolisian menginginkan kecintaan terhadap Persija diwujudkan melalui dukungan yang sportif serta tidak melanggar hukum. Suporter juga didorong berpartisipasi dalam menjaga fasilitas umum dan keamanan lingkungan. Pendekatan tersebut menempatkan komunitas suporter sebagai salah satu mitra dalam menjaga ketertiban masyarakat.
Penguatan hubungan tersebut dilakukan setelah pertandingan Persija melawan Persib di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 12 September 2026. Menjelang pertandingan itu, sebanyak 17.800 personel gabungan dari kepolisian, TNI, Pemprov DKI Jakarta dan unsur pengamanan stadion disiapkan. Pengamanan dilakukan sejak sebelum pertandingan hingga proses kepulangan penonton. Pemerintah daerah dan aparat keamanan sebelumnya juga mengajak The Jakmania menjaga keamanan, kebersihan serta fasilitas publik selama pertandingan. Pertemuan kedua klub di Jakarta itu menjadi salah satu agenda besar yang membutuhkan koordinasi antara penyelenggara, aparat dan komunitas suporter.
Ketua Umum The Jakmania Muhammad Aditya Putra menyambut penguatan kolaborasi tersebut dan melihat ruang kerja sama dengan kepolisian dapat diperluas. Menurutnya, hubungan kedua pihak tidak harus terbatas pada pengamanan pertandingan sepak bola. Kegiatan sosial dan kemasyarakatan dapat menjadi ruang berikutnya untuk membangun interaksi yang lebih positif. Kolaborasi tersebut diharapkan memberikan manfaat kepada masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara suporter dan aparat. The Jakmania juga menyatakan komitmen untuk ikut berkontribusi menjaga Jakarta.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menilai kemitraan dengan komunitas suporter merupakan salah satu bentuk pengamanan berbasis masyarakat. Kedekatan hingga tingkat akar rumput dapat membantu komunikasi apabila terdapat potensi gangguan keamanan yang perlu ditangani sejak dini. Pendekatan serupa sebelumnya dilakukan Polres Metro Jakarta Pusat melalui pertandingan sepak bola persahabatan bersama perwakilan The Jakmania pada 18 September. Kegiatan tersebut diarahkan untuk mempererat hubungan sekaligus membangun komunikasi positif antara kepolisian dan komunitas suporter. Interaksi yang terbuka diharapkan membuat koordinasi dapat dilakukan tanpa harus menunggu munculnya persoalan.
Kegiatan tasyakuran turut dihadiri Wakapolda Metro Jaya Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, pejabat utama Polda Metro Jaya, para Kapolres jajaran serta perwakilan The Jakmania. Sebanyak enam Koordinator Daerah dan 66 Koordinator Wilayah The Jakmania se-Jabodetabek turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran jaringan koordinator di berbagai wilayah diharapkan membantu memperkuat komunikasi antara kepolisian dan komunitas suporter hingga tingkat lokal. Sinergi tersebut selanjutnya diarahkan tidak hanya untuk mendukung pertandingan sepak bola yang aman, tetapi juga menjaga ketertiban dalam kegiatan masyarakat lainnya. Polda Metro Jaya dan The Jakmania berharap kerja sama yang telah terbentuk dapat terus dijaga sebagai bagian dari upaya bersama menciptakan Jakarta yang aman dan kondusif.