Jakarta, 4 Juni 2026 – Kepolisian Daerah Riau akan menggelar Operasi Patuh 2026 mulai 8 Juni mendatang sebagai bagian dari upaya meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas. Operasi ini akan dilaksanakan secara serentak dengan fokus pada berbagai pelanggaran yang dinilai berpotensi menyebabkan kecelakaan dan mengganggu keselamatan pengguna jalan.
Melalui operasi tersebut, petugas akan mengedepankan pendekatan edukatif, preventif, dan penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas yang masih sering ditemukan di lapangan. Kepolisian berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mematuhi aturan berkendara sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Riau.
Adapun sepuluh pelanggaran yang menjadi prioritas penindakan dalam Operasi Patuh 2026 meliputi penggunaan telepon seluler saat berkendara, pengemudi atau pengendara yang masih di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang pada sepeda motor, tidak menggunakan helm berstandar nasional, tidak memakai sabuk pengaman bagi pengendara mobil, berkendara dalam pengaruh alkohol, melawan arus lalu lintas, melebihi batas kecepatan yang ditentukan, penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis, serta kendaraan yang tidak dilengkapi surat-surat atau perlengkapan keselamatan yang diwajibkan.
Selain melakukan penindakan, petugas juga akan memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai pentingnya keselamatan di jalan raya. Kepolisian menilai bahwa kepatuhan terhadap aturan lalu lintas bukan hanya untuk menghindari sanksi, tetapi juga untuk melindungi diri sendiri dan pengguna jalan lainnya dari risiko kecelakaan yang dapat berakibat fatal.
Dengan dimulainya Operasi Patuh pada 8 Juni, masyarakat diimbau untuk memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan, membawa dokumen yang diperlukan, dan selalu mematuhi peraturan lalu lintas. Kepolisian berharap melalui operasi ini tercipta budaya berkendara yang lebih tertib, aman, dan bertanggung jawab sehingga angka kecelakaan serta pelanggaran lalu lintas dapat terus ditekan di wilayah Provinsi Riau.